Kamis, 16 Juli 2020

Jurnal Belajar #1 Koreksi Timeline di Pelajaran Sejarah Kami

Sesi pelajaran sejarah kami hari ini (13/7/2020) adalah membaca kisah tentang Cincinnatus di buku A Child History of The World, tahun 500an SM. Tiba-tiba, R berkata: "Bu, kan Cincinnatus ini hanya beberapa tahun setelah Horatius, dan Horatius ini kan juga masih sebelum Masehi. Kok di timeline kemarin, tentang Cyrus menyerang Babilonia, sudah masuk sesudah Masehi? Sepertinya timeline kita salah tahun."

Saya kaget dan ragu dengan pernyataannya ini. Kami pun membaca kembali  pelajaran tentang Cyrus ini yang sudah kami baca sekitar 2 bulan yang lalu dan melihat kembali catatan R di buku timelinenya. Saya bingung dan akhirnya minta tolong bapak e R untuk ikut mencermati.

Ternyata, R benar. Waktu itu kami salah memahami informasi waktu yang tertera di buku. Hanya karena saya tidak membaca tulisan BC maka serta merta saya menganggap peristiwa tersebut terjadi sesudah Masehi, saya tidak memperhatikan kronologi sejarah. Padahal seharusnya informasi tentang waktu ini merujuk pada masa yang sama dengan peristiwa lainnya yang berurutan dipaparkan di buku ini, berarti masih di masa sebelum Masehi. Sungguh saya telah melakukan kelalaian yang fatal, belajar sejarah tapi abai dengan urusan kronologi. Syukurlah R segera menyadari kesalahan saya ini sehingga kami bisa segera memperbaiki timeline kami dan pemahaman kami tentang sejarah ini. ☺

Sekali lagi, CM benar: jangan remehkan anak kita. Saya juga jadi semakin yakin bahwa belajar dengan prinsip CM: fokus, durasi yang pendek dan perlahan-lahan ditingkatkan, dengan bersumber pada buku yang hidup, dan disesuaikan dengan kondisi anak, yang kemudian dinarasikan oleh anak kita, membuat pengetahuan itu ia miliki, menyalakan obornya di waktu yang tepat. 

#HSKeluargaAIR
#kebonusugudel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar