Rabu, 14 Juni 2017

Komunikasi Produktif Dengan Anak, hari kedua

Target: mengendalikan emosi ibu ketika membiasakan R segera mengenakan bajunya sendiri setelah mandi
Kebiasaan baik itu memang perlu dilatih, dilakukan dengan konsisten. Tidak gampang, apalagi ditambah dengan menuliskannya J
Oleh karena itu, dalam kesempatan latihan kali ini, saya memilih fokus pada satu jenis kebiasaan yang sedang kami lakukan bersama: mengendalikan emosi ketika membiasakan R segera mengenakan bajunya sendiri setelah mandi.

Bagi saya, mengendalikan emosi itu sesuatu yang besar banget. Sungguh tidak gampang, terlebih ketika PMS dan sedang menstruasi. Oleh karena itu, saya memilih memulai tantangan ini di masa-masa sekitar itu. Sehingga tantangan ini kami mulai sejak tanggal 8 Juni 2017 sampai tanggal 16 Juni 2017.

Hari Kedua
Jum’at, 9 Juni 2017
Pagi ini, seperti biasa di bulan Ramadhan ini, kami bertiga sahur bersama. Kami makan buah-buahan yang ada di meja. Badan saya rasanya semakin tidak karuan, dan tamu yang diharapkan belum juga datang.
Setelah suami berangkat kerja dan saya menyelesaikan rutinitas pagi, perut saya semakin sakit. Akhirnya saya memilih tidur-tiduran saja dan R bermain sendiri. Sesaat kemudian, perut saya cukup nyaman untuk kembali beraktivitas. Maka, saya meminta R segera mandi. Ia menurut, mandi dengan waktu yang cukup lama, dan saya kembali tiduran. Saya membiarkannya, memakluminya sebagai caranya untuk membuat dirinya nyaman di hari yang cukup panas ini. Setelah ia selesai mandi, ia ke kamar. Dan, lagi-lagi, ia tidak segera mengenakan bajunya sendiri, justru loncat-loncat di kasur.
Saya pun mengingatkannya untuk segera mengenakan bajunya dan memintanya mengirim pesan ke bapaknya lewat HP yang sedang dicharge di ruang tamu. R segera ke ruang tamu, mengirim pesan suara ke Bapaknya, hanya dengan mengenakan kaos singlet dan celana dalam saja. Setelah itu, ia kembali ke kamar, dan membaca buku. Saya pikir mungkin ia merasa gerah jika harus berpakaian lengkap di cuaca sepanas ini. Ya sudah, saya mengalah, maka “Mas R, pakai celana pendeknya ya. Kaosnya nggak usah dipakai nggak apa-apa, cukup pakai singlet, tapi celana pendeknya dipakai ya”. R pun menurut, ia mau mengenakan celana pendeknya, dan melanjutkan aktivitasnya lagi.
Siang harinya, bahu saya mulai berkurang rasa sakitnya, beralih ke perut. Dan, benar, tamu bulanan itu akhirnya datang juga. 

#level1
#day2
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar